<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Online Library Free - for Your references &#187; Indonesia</title>
	<atom:link href="http://onlinelibraryfree.com/category/indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://onlinelibraryfree.com</link>
	<description>World free online library find a reference for books, e-book, journals, articles, archives, news, thesis, dictionary, encyclopedic</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Jun 2010 17:02:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Makalah kesehatan wanita Servisitis atau Adnexsitis, penyakit kanker serviks pada wanita</title>
		<link>http://onlinelibraryfree.com/2010/makalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita/</link>
		<comments>http://onlinelibraryfree.com/2010/makalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 17:02:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Librarian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makalah]]></category>
		<category><![CDATA[cancer cerviks]]></category>
		<category><![CDATA[cancer serviks]]></category>
		<category><![CDATA[kanker serviks]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan wanita]]></category>
		<category><![CDATA[makalah kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Servisitis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onlinelibraryfree.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Servisitis atau Adnexsitis pada wanita
BAB I
1.1. LATAR BELAKANG
Serviks adalah penghalang penting bagi masuknya kuman-kuman kedalam genetalia internal, dalam hubungan ini seorang nulipara dalam keadaan normal kanalis servikalis bebas kuman. Pada multipara dengan ostium uteri eksternum sehingga lebih rentang terjadinya infeksi oleh berbagai kuman-kuman yang masuk dari luar ataupun oleh kuman endogen itu sendiri. Jika seviks [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Servisitis atau Adnexsitis pada wanita</strong></p>
<p><strong>BAB I<br />
1.1. LATAR BELAKANG</strong><br />
<strong><img class="alignleft size-medium wp-image-82" title="kanker-servik2" src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/uploads/2010/06/kanker-servik2-300x273.jpg" alt="" width="300" height="273" />Serviks </strong>adalah penghalang penting bagi masuknya kuman-kuman kedalam genetalia internal, dalam hubungan ini seorang <em>nulipara </em>dalam keadaan normal kanalis <em>servikalis </em>bebas kuman. Pada multipara dengan ostium uteri eksternum sehingga lebih rentang terjadinya infeksi oleh berbagai kuman-kuman yang masuk dari luar ataupun oleh kuman endogen itu sendiri. Jika seviks sudah infeksi maka akan mempermudah pula terjadinya infeksi pada alat genetalia yang lebih tinggi lagi seperti uterus, tuba atau bahkan sampai ke ovarium dan karena itu fungsi genetalia sebagai alat reproduksi bisa terganggu/bahkan tidak bisa difungsikan.</p>
<p>Begitu juga <em>adnexsitis</em>, yaitu pandangan pada tuba dan ovarium secara bersama. Dimana jika itu terjadi ovarium untuk menghasilkan sel telur sebagai saluran untuk lewatnya sel telur bisa terganggu sehingga fungsi wanita untuk melanjutkan keturunan pun bisa terganggu.</p>
<p>Oleh karena itu diharapkan mahasiswa mampu memahami apa itu pandangan pada alat genetalia wanita, dan makalah ini penulis membahas mengenai servisitis dan adnexsitis.</p>
<p><strong>1.2. TUJUAN<br />
1.2.1. Tujuan Umum</strong><br />
Adapun tujuan umum penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas makalah dan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai peradangan dalam genetalia wanita pada umumnya dan servisitis atau adnexsitis pada khususnya.</p>
<p><strong>1.2.2.    Tujuan Khusus</strong></p>
<ol>
<li> Dapat memahami apa itu yang dimaksud servisitis dan adnexsitis.</li>
<li>Dapat mengeti dan memahami apa itu penyebab sertivitis dan adnexsitis.</li>
<li>Mampu mengetahui gejala servisitis maupun adnexsitis.</li>
<li>Dapat mengetahui klasifikasi dari servisitis dan adnexsitis.</li>
<li>Dapat mengerti dan memahami bagaiman cara mengenali <em>servisitis</em> maupun <em>adnexsitis</em>.</li>
<li>Dapat mengetahui dan mampu mengaplikasikan bagaimana penatalaksanaan maupun rencana asuhan yang dapat diberikan.</li>
</ol>
<p><strong>BAB II<br />
PEMBAHASAN</strong><br />
<strong>A. Servisitis</strong><br />
Serviks uteri adalah penghalang penting bagi masuknya kuman-kuman kedalam genetalia internal, dalam hubungan ini seorang multipara dalam keadaan normal kanalis sevikalis bebas kuman. Pada multipara denga ostium uteri eksternum sudah lebih terbuka bebas keatas dari daerah bebas kuman ialah ostium uter internum.<br />
Pada beberapa penyakit kelamin, seperti gonorbe, sifilis, ulkus mole, dan granuloma ingunale serta pada tuberkulosis dapat ditemukan radang seviks.</p>
<p><em><strong>1. Definisi</strong></em><br />
Serviks adalah peradangan dari selaput lendir dari kanalis servikalis. Karena epited selaput lendir kanalis servikalis hanya terdiri dari satu lapisan sel selindris, sehingga lebih mudah terinfeksi dibanding selaput lendir vagina. (Gynekologi. FK UNPAD, 1998).</p>
<p><em><strong>2. Etiologi</strong></em><br />
Servisitis di sebabkan oleh kuman-kuman seperti : trikomas vaginalis, kandrada dan mikoplasma atau mikroorganisme aerob dan anaerob endogen vagina seperti streptococcus, e. coli, dan stapilococus. Kuman-kuman ini menyebabkan deskuamasi pada epitel gepeng dan perubahan inflamasi komik dalam jaringan serviks yang mengalami trauma.<br />
Dapat juga disebabkan oleh robekan serviks terutama yang menyebabkan ectropion, alat-alat atau alat kontrasepsi, tindakan intrauterine seperti diatas , dan lain-lain.</p>
<p><em><strong>3. Gejala Klinis</strong></em></p>
<ul>
<li> Flour hebat, biasanya kental atau perullent dan biasanya berbau.</li>
</ul>
<ul>
<li> Sering menimbulkan arusio (erythroplaki) pada portio.</li>
</ul>
<ul>
<li> Pada pemeriksaan inspekulo kadang-kadang dapat melihat flour yang purulent keluar dari kanalis servikalis. Kalau partio normal tidak ada ectropion, maka harus diingat kemungkinan gonorrae.</li>
</ul>
<ul>
<li> Sekunder dapat terjadi kolpitis dan vilvitis.</li>
</ul>
<ul>
<li>P ada servisitis kroniks kadang dapat dilihat bintik putih dalam daerah selaput lendir yang merah karena infeksi. Bintik-bintik ini disebabkan oleh ovulanobethi dan akibat retensi kelenjar-kelenjar serviks karena saluran keluarnya tertutup oleh pengisutan dari luka serviks atau karena peradangan.</li>
</ul>
<ul>
<li> Gejala-gejala non spesifik seperti dipareuni, nyeri punggung kemih.</li>
</ul>
<ul>
<li> Perdarahan saat melakukan hubungan seks.</li>
</ul>
<p><em><strong>4. Klasifikasi</strong></em><br />
<em>a. Servisitis Akuta</em><br />
Infeksi yang diawali di endoserviks dan ditemukan pada gonorroe. Infeksi potobaartum, postpartum, yang disebabkan oleh streptococcus, sthapilococus, dan lain-lain. Dalam hal ini streptococcus merah bengkak dan mengeluarkan cairan mukopuralent, akan tetapi gejala-gejala pada servik baisanya tidak berapa tampak setengah-setengah gejala lain dari infeksi yang bersangkutan.<br />
Pengobatan diberikan dalam rangka pengobatan infeksi tersebut. Penyakitnya dapat sembuh tanpa bekas atau dapat menjadi kronika.</p>
<p><em>b. Servisitis Kronika</em><br />
Penyakit ini dijumpai pada sebagian wanita yang pernah melahirkan. Luka-luka kecil atau besar pada servik karena partus atau abortus memudahkan masuknya kuman-kuman kedalam endoserviks serta kelenjar-kelenjar infeksi menahun.<br />
Beberapa gambaran patologis dapat ditemukan :</p>
<ol>
<li> Serviks kelihatannya normal, hanya pada pemeriksaan mikrokopis ditemukan infiltrasi leukosit dalam stroma endoserviks. Servisitis ini meniumbulkan gejala, kecuali pengeluaran secret yang agak putih-kuning.</li>
<li>Disini ada partio uteri disekitar ostium uteri eksterum, tampak daerah kemerah-merahan yang tidak dipisahkan secara jelas dari epikel porsio di sekitarnya, secret yang dikeluarkan terdiri atas mucus bercampur nanah.</li>
<li>Sobeknya pada serviks uteri disini lebih luas dan mokosa endoserviks lebih kelihatan dari luar (ekstropion). Kukosa dalam keadaan demikian mudah terkena infeksi dari vagina. Karena radang menahun, servik bisa menjadi hipertopis dan mengeras, secret mukopurulent bertambah banyak.</li>
</ol>
<p><em><strong>5. Pemeriksaan Khusus</strong></em></p>
<ol>
<li> Pemeriksaan dengan speculum.</li>
<li>Sediaan hapus untuk biakan dan tes kepekaan.</li>
<li>Pap smear.</li>
<li>Biakan damedia.</li>
<li>Biopsy.</li>
</ol>
<p>Pemeriksaan dengan speculum dimana vagina dibuka untuk dapat melihat lebih jelas servik, kemudian ambil sedikit lendir atau cairan yang ada pada mulut servik, taruk kedalam hapus karena media hapus berfungsi untuk menaruk cairan servik yang akan diperiksa/dibiakkan. Papsmeat pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya serviksitis, contoh pemeriksaan lab atau biopsy untuk dapat mengetahui lebih pasti.</p>
<p><em><strong>6. Penatalaksanaan</strong></em></p>
<ol>
<li> Antibiotikan terutama kalau dapat ditemukan genecoccus dalam secret.</li>
<li>Kalau servisitis tidak spesifik dapat diobati dengan rendaman dalam A9NO3 10% dan irigasi.</li>
<li>Servisitis yang tidak mau sembuh dari tolong operatif dengan melakukan konisasi, kalau sebabnya ekstropion dapat dilakukan lastik atau amputasi.</li>
<li>Erosion dapat disembuhkan dengan obat keras seperti, A9NO3 10% atau albothyl yang menyebabkan nekrose epitel silindris dengan harapan bahwa kemudian dari ganti dengan epitel gepeng berlapis banyak.</li>
<li>Servisitis kronika pengobatannya lebih baik dilakukan dengan jalan kauterisasi radral dengan termokauter atau dengan krioterapi.</li>
</ol>
<p><em><strong>7. Terapi</strong></em></p>
<ul>
<li> Antibiotika terutama kalau dapat ditemukan genecoccus dalam secret.</li>
<li>Kalau serviks tidak spesifik dapat diobati dalam argentetas netrta menyebabkan dengan epitel slindris, dengan harapan bahwa kamudian diganti dan epitel gepeng berlapis banyak.</li>
<li>Kauterisasi-radikal dengan termokauter, atau dengan krioterapi. Sesudah kauterisasi terjadi nekrosis. Jaringan yang meradang terlepas dalam kira-kira 2 minggu dan diganti tambahan oleh jaringan menahun mencapai endoserviks jauh kedalam kanalis crevikalis. Perlu dilakukan konisasi dengan menganggkat sebagian besar mukosa endocerviks. Jia sobekan dan infeksi sangat luas, maka dilakukan amputasi serviks.</li>
</ul>
<p><strong>KESIMPULAN</strong><br />
Servisitis adalah peradangan dari selaput lendir dari kanalis servikalis dan juga merupakan infeksi non spesifik dari serviks, erosi ringan (permukaan licin), erosi kapiler (permukaan kasar), erosi folikuler (kistik) dan biasanya terjadi ada serviks bagian posterior, disebabkan oleh kuman-kuman seperti :<br />
- Trikomonas vaginalis, kandida dan mikoplasma atau mikroorganisme.<br />
- Aerob dan anaerob endogen vagina seperti streptococcus, enterococcus, e. Coli dan stapilococus. Kuman-kuman ini menyebabkan deskuamasi kromik dalam jaringan serviks yang mengalami trauma dan dapat juga disebabkan oleh robekan serviks terutama yang menyebabkan ectropion, alat-alat atau alat kontrasepsi, tindakan intrauterine seperti dilatasi, dan lain-lain.<br />
Servisitis terbagi atas :<br />
- Servisitis akuta<br />
- Servisitis kronika</p>
<p><strong>SARAN</strong><br />
Diharapkan wanita terutama yang beresiko tinggi terkena penyakit tersebut memahami dan mengerti mengenai penyakit sehingga bisa dilakukan penanganan labih awal dan menghindari terjadinya kegawatan.<br />
Wanita yang tidak beresiko juga menghindari terjadinya terjangkitnya penyakit ini.<br />
Keperawatan harus memberikan asuhan yang berkualitas untuk menghindari angka kesakitan.</p>
<p><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong><br />
- <a href="http://onlinelibraryfree.com">http://onlinelibraryfree.com</a><br />
- David Ovedoff. 1995<br />
Kapita Kedokteran. Jakarta : Bina Pura Pustaka<br />
- Manuaba. 1998. Ilmu Kedokteran<br />
Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta : EGC.<br />
- <a href="http://www.askep-askeb-kita.blogspot.com/">http://www.askep-askeb-kita.blogspot.com/</a></p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share to Your friends:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;t=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita" title="Facebook"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;title=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita&amp;notes=Servisitis%20atau%20Adnexsitis%20pada%20wanita%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0A1.1.%20LATAR%20BELAKANG%0D%0AServiks%20adalah%20penghalang%20penting%20bagi%20masuknya%20kuman-kuman%20kedalam%20genetalia%20internal%2C%20dalam%20hubungan%20ini%20seorang%20nulipara%20dalam%20keadaan%20normal%20kanalis%20servikalis%20bebas%20kuman.%20P" title="del.icio.us"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita%20-%20http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F" title="Twitter"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;title=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita&amp;bodytext=Servisitis%20atau%20Adnexsitis%20pada%20wanita%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0A1.1.%20LATAR%20BELAKANG%0D%0AServiks%20adalah%20penghalang%20penting%20bagi%20masuknya%20kuman-kuman%20kedalam%20genetalia%20internal%2C%20dalam%20hubungan%20ini%20seorang%20nulipara%20dalam%20keadaan%20normal%20kanalis%20servikalis%20bebas%20kuman.%20P" title="Digg"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;title=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita&amp;annotation=Servisitis%20atau%20Adnexsitis%20pada%20wanita%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0A1.1.%20LATAR%20BELAKANG%0D%0AServiks%20adalah%20penghalang%20penting%20bagi%20masuknya%20kuman-kuman%20kedalam%20genetalia%20internal%2C%20dalam%20hubungan%20ini%20seorang%20nulipara%20dalam%20keadaan%20normal%20kanalis%20servikalis%20bebas%20kuman.%20P" title="Google Bookmarks"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F" title="Technorati"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;title=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita" title="StumbleUpon"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;t=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita" title="MySpace"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;title=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita&amp;source=Online+Library+Free+-+for+Your+references+World+free+online+library+find+a+reference+for+books%2C+e-book%2C+journals%2C+articles%2C+archives%2C+news%2C+thesis%2C+dictionary%2C+encyclopedic&amp;summary=Servisitis%20atau%20Adnexsitis%20pada%20wanita%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0A1.1.%20LATAR%20BELAKANG%0D%0AServiks%20adalah%20penghalang%20penting%20bagi%20masuknya%20kuman-kuman%20kedalam%20genetalia%20internal%2C%20dalam%20hubungan%20ini%20seorang%20nulipara%20dalam%20keadaan%20normal%20kanalis%20servikalis%20bebas%20kuman.%20P" title="LinkedIn"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;title=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita" title="Mixx"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;submitHeadline=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita&amp;submitSummary=Servisitis%20atau%20Adnexsitis%20pada%20wanita%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0A1.1.%20LATAR%20BELAKANG%0D%0AServiks%20adalah%20penghalang%20penting%20bagi%20masuknya%20kuman-kuman%20kedalam%20genetalia%20internal%2C%20dalam%20hubungan%20ini%20seorang%20nulipara%20dalam%20keadaan%20normal%20kanalis%20servikalis%20bebas%20kuman.%20P&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://reddit.com/submit?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F&amp;title=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita" title="Reddit"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/reddit.png" title="Reddit" alt="Reddit" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  href="http://www.netvibes.com/share?title=Makalah%20kesehatan%20wanita%20Servisitis%20atau%20Adnexsitis%2C%20penyakit%20kanker%20serviks%20pada%20wanita&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita%2F" title="Netvibes"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/netvibes.png" title="Netvibes" alt="Netvibes" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onlinelibraryfree.com/2010/makalah-kesehatan-wanita-servisitis-atau-adnexsitis-penyakit-kanker-serviks-pada-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makalah Asuhan Kebidanan Pada Bayi Distosia Bahu Karena Besar Janin</title>
		<link>http://onlinelibraryfree.com/2010/makalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin/</link>
		<comments>http://onlinelibraryfree.com/2010/makalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 10:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Librarian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makalah]]></category>
		<category><![CDATA[bayi lahir]]></category>
		<category><![CDATA[Distosia bahu]]></category>
		<category><![CDATA[makalah kebidanan]]></category>
		<category><![CDATA[makalah kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onlinelibraryfree.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Asuhan Kebidanan Pada Bayi Distosia Bahu Karena Besar Janin
 
 
 

BAB I
PENDAHULUAN

 A. Latar Belakang
Setelah kelahiran kepala, akan terjadi perputaran lagi paksi luar yang menyebabkan kepala berada pada sumbu normal dengan tulang belakang. Bahu pada umumnya akan berada pada sumbu miring (oblique) dibawah ramus publis. Dorongan saat ibu mengedan akan menyebabkan bahu depan (anterior) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Asuhan Kebidanan Pada Bayi Distosia Bahu Karena Besar Janin</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong></p>
<div id="_mcePaste">BAB I</div>
<div id="_mcePaste">PENDAHULUAN</div>
<p></strong></p>
<p><strong> A. Latar Belakang</strong><br />
Setelah kelahiran kepala, akan terjadi perputaran lagi paksi luar yang menyebabkan kepala berada pada sumbu normal dengan tulang belakang. Bahu pada umumnya akan berada pada sumbu miring (oblique) dibawah ramus publis. Dorongan saat ibu mengedan akan menyebabkan bahu depan (anterior) berada dibawah pubis. Bila bahu gagal untuk mengadakan putaran menyesuaikan dengan sumbu miring panggul dan tetap berada pada posisi <em><span style="text-decoration: underline;">anterior posterior</span></em>, pada bayi yang besar akan terjadi benturan bahu depan terhadap simfisis.</p>
<p><img class="size-full wp-image-72 alignleft" style="float: left; border: 0px initial initial;" title="distosia bahu" src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/uploads/2010/05/distosia-bahu.png" alt="" width="257" height="186" /></p>
<p>Distosia bahu terutama disebabkan oleh deformitas panggul, kegagalan bahu untuk “melipat” kedalam panggul (misal pada makrosomia) disebabkan oleh fase aktif dan persalinan kala II yang pendek pada multipara sehingga kepala yang terlalu cepat menyebabkan bahu tidak melipat pada saat melalui jalan lahir atau kepala telah melalui pintu tengah panggul setelah mengalami pemanjangan kala II sebelum bahu berhasil melipat masuk kedalam panggul.</p>
<p>Janin besar adalah bila berat badan melebihi dari 4000 gram. Frekuensi bayi yang lahir dengan badan lebih dari 4000 gram adalah 5,3 % dan yang lebih dari 4500 gram adalah 0,4 %. Pernah dilaporkan berat bayi lahir pervaginam 10,8 – 11,3 Kg (Lewellpyn, 2001).</p>
<p><strong>B. Tujuan<br />
<em> 1. Tujuan Umum<br />
</em></strong> Agar pembaca dapat mengetahui tentang persalinan yang patologis khususnya  persalinan dengan distosia bahu dan dapat mengetahui cara menangani bila mendapatkan kasus distosia bahu.</p>
<p><strong><em>2. Tujuan Khusus<br />
</em></strong> a. Agar mahasiswa dapat mengetahui tentang distosia bahu<br />
b. Agar tidak terjadi kesalahan dalam mendiagnosis suatu tindakan<br />
c. Agar dapat melakukan segera dalam penanganannya.</p>
<p><strong>C.	Manfaat Penulisan<br />
</strong> Bagi peneliti / mahasiswa<br />
- Meningkatkan pengetahuan dan teori serta praktek<br />
- Mahasiswi bisa lebih kompeten dalam memberi asuhan kebidanan</p>
<p><strong>Bagi Petugas<br />
</strong> &#8211; Mengurangi angka kematian maternal dan neonatal<br />
- Mendeteksi dini kemungkinan adanya penyulit / masalah dalam persalinan</p>
<p>Bagi Ibu / masyarakat<br />
- Meningkatkan kesadaran diri terhadap ibu agar memeriksakan dirinya secara rutin pada waktu kehamilan agar dapat mengetahui adanya komplikasi pada ibu dan janinnya.</p>
<p><strong>BAB III<br />
TINJAUAN PUSTAKA</strong></p>
<p><strong>A. Defenisi<br />
</strong> Distosia ialah kesulitan dalam jalannya persalinan atau dapat didefenisikan Distosia ialah persalinan atau abnormal yang timbul akibat berbagai kondisi yang berhubungan dengan lima faktor persalinan, yaitu :</p>
<ol>
<li>Persalinan disfungsional akibat kontraksi uterus yang efektif atau akibat upaya mengedan ibu (kekuatan power).</li>
<li>Perubahan struktur pelvis (jalan lahir / passage)</li>
<li>Sebab-sebab pada janin, meliputi kelainan presentasi atau kelainan posisi, bayi besar dan jumlah bayi (penumpang/passenger).</li>
<li>Posisi ibu selama persalinan dan melahirkan</li>
<li>Respons psikologi ibu terhadap persalinan yang berhubungan dengan pengalaman, budaya dan warisannya sistem pendukung.</li>
</ol>
<p>Dalam kepustakaan tercatat ada janin yang dapat dilahirkan secara pervaginam tetapi meninggal yaitu seberat 11,3 Kg (Belcher) dan 11 Kg (Moss). Dan janin yang lahir dan hidup tercatat seberat 10,8 Kg (Barnes) tetapi anak ini hanya hidup kira-kira 11 jam (Rustam, 1998).</p>
<p><strong>B. Klasifikasi</strong></p>
<p>Distosia karena kelainan tenaga<br />
Distosia karena kelainan letak serta bentuk janin.<br />
Distosia karena kelainan panggul<br />
Distosia karena kelainan traktus genitalis  (Hanifah, 2006).</p>
<p><strong>C. Etiologi<br />
</strong> Faktor-faktor penyebab dari Distosia bahu bermacam-macam antara lain : kehamilan postern, paritas wanita hamil dengan diabetes melitus dan hubungan antara ibu hamil yang makannya banyak bertambah besarnya janin masih diragukan.<br />
Adapun penyebab lain dari Distosia bahu, yaitu :</p>
<ol>
<li>Kehamilan postern</li>
<li>Wanita-wanita yang habitus indolen</li>
<li>Anak-anak berikutnya selalu lebih besar dari anak terdahulu</li>
<li>Orang tua yang besar</li>
<li>Eritroblastosis</li>
<li>Diabeter Melitus</li>
</ol>
<p><strong>D. Diagnosis</strong></p>
<p>Menentukan apakah bayi besar atau tidak kadang-kadang sulit. Hal ini dapat diperkirakan dengan cara :</p>
<ol>
<li>Keterunan atau bayi yang lahir terdahulu besar dan sulit melahirkan dan adanya diabetes melitus</li>
<li>Kenaikan berat badan yang berlebihan tidak oleh sebab lainnya (eodem dan sebagainya)</li>
<li>Pemeriksaan teliti tentang disproporsi Sefalo atau Feto-pelvik dalam hal ini dianjurkan untuk mengukur kepala bayi dengan ultrasonografi</li>
<li>Kepala janin dapat dilahirkan tetapi tetap berada dekat vulva</li>
<li>Tarikan kepala gagal melahirkan bahu yang terperangkap dibelakang simfisi pubis.</li>
</ol>
<p><strong>E. Prognosis<br />
</strong> Pada panggul normal janin dengan berat badan kurang dari 4500 gram pada umumnya tidak menimbulkan kesukaran persalinan. Kesukaran dapat terjadi karena kepala yang besar atau kepala yang lebih keras (pada post maturitas) tidak dapat memasuki pintu atas panggul atau karena bahu yang lebar sulit melalui rongga panggul. Bahu yang lebar selain dijumpai pada janin besar juga dijumpai pada anensefalus. Apabila kepala anak sudah lahir tetapi kelahiran bagian-bagian lain macet karena lebarnya bahu, janin dapat meninggal akibat asfiksia. Menarik kepala kebawah terlalu kuat dalam pertolongan melahirkan bahu yang sulit dapat berakibat perlukaan pada nervus brokhialis &amp; muskulus sternokleidomastoidelis.</p>
<p><strong>F. Komplikasi<br />
<em> 1. Pada Ibu<br />
</em></strong> a. Partus lama yang sering kali disertai pecahnya ketuban pada pembukaan kecil, dapat menimbulkan dehirasi serta asidosis dan infeksi intrapartum.<br />
b. Dengan his yang kuat, sedang janin dalam jalan lahir tertahan, dapat menimbulkan regangan segmen bawah uterus dan pembentukan lingkaran retraksi patologis (Bandl).<br />
c. Dengan persalinan yang tidak maju karena disproporsi sefalopelvik, jalan lahir pada suatu tempat mengalami tekanan yang lama antara kepala janin dan tulang panggul.</p>
<p><strong><em>2. Pada Bayi<br />
</em></strong> 1. Partus lama dapat meningkatkan kematian perinatal apalagi jika ditambah dengan infeksi intrapartum.<br />
b. Propalus funikuli, apabila terjadi mengandung bahaya yang sangat besar bagi janin  dan memerlukan kelahirannya dengan segala apabila ia masih hidup.<br />
c. Dengan adanya disproporsi sefalopelvik kepala melewati rintangan pada panggul dengan mengadakan moulge.<br />
d. Selanjutnya tekanan oleh promontarium atau kadang-kadang oleh simfisis pada panggul picak menyebabkan perlukaan pada jaringan diatas tulang kepala janin, malahan dapat pula menimbulkan fraktur pada os parietalis (Hanifah, 2002).</p>
<p><strong>G. Penanganan<br />
</strong> 1. Pada kesukaran melahirkan bahu dan janin hidup dilakukan episiotomi yang cukup lebar dan janin diusahakan lahir atau bahu diperkecil dengan melakukan kleidotomi unilateral atau bilateral.<br />
2. Dalam posisi ibu berbaring terlentang, mintalah ia untuk menekuk kedua tungkainya dan mendekatkan lututnya sejauh mungkin ke arah dadanya. Mintalah bantuan dua orang asisten untuk menekan fleksi kedua lututnya ibu ke arah dada.</p>
<p>3. Dengan memakai sarung tangan yang telah didisinfektankan tingkat tinggi</p>
<p>Lakukan tarikan yang kuat dan terus menerus ke arah bawah pada kepala janin untuk menggerakkan bahu depan dibawah simfisi pubis.<br />
Catatan : Hindari tarikan yang berlebihan pada kepala yang dapat mengakibat trauma pada pleksus brakhralis.</p>
<p>Mintalah seseorang asisten untuk melakukan tekanan secara srimultan kearah bawah pada daerah supra pubis untuk membantu persalinan bahu.<br />
Catatan : jangan lakukan tekanan fundus. Hal ini dapat mempengaruhi bahu lebih lanjut dan dapat mengakibatkan ruptura uteri.</p>
<p>4. Jika bayi masih belum dapat dilahirkan :<br />
- Pakailah sarung tangan yang telah didisinfektan tingkat tinggi, masukkan tangan kedalam vagina.<br />
- Lakukan penekanan pada bahu yang terletak didepan dengan arah sternum bayi untuk memutar bahu dan mengecilkan diameter bahu.<br />
- Jika diperlukan, dilakukan penekanan pada bahu belakang sesuai dengan arah sternum.</p>
<p>5. Jika bahu masih belum dapat dilahirkan setelah dilakukan tindakan diatas<br />
- Masukkan tangan kedalam vagina<br />
- Raih humerus dari lengan belakang dan dengan menjaga lengan tetap fleksi pada siku, gerakkan lengan ke arah dada.</p>
<p>6. Jika semua tindakan di atas tetap tidak dapat melahirkan bahu, pilihan lain adalah :<br />
- Patahkan klavikula untuk mengurangi lebar bahu dan bebaskan bahu depan.<br />
- Lakukan tarikan dengan mengait ketiak untuk mengeluarkan lengan belakang (Ida Bagus, 2001)</p>
<p><strong>BAB IV<br />
PENUTUP<br />
A. Kesimpulan<br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong></p>
<ul>
<li><span style="font-weight: normal;">Distosia adalah kesulitan dalam jalannya persalinan</span></li>
<li><span style="font-weight: normal;">Klasifikasi Distosia bahu</span></li>
<li><span style="font-weight: normal;">Distosia karena kelainan tenaga</span></li>
<li><span style="font-weight: normal;">Distosia karena kelainan tenaga</span></li>
<li><span style="font-weight: normal;">Distosia karena kelainan letak serta bentuk janin.</span></li>
<li><span style="font-weight: normal;">Distosia karena kelainan panggul</span></li>
<li><span style="font-weight: normal;">Distosia karena kelainan traktus genitalis.</span></li>
</ul>
<p></strong></p>
<p><strong>Penyebab</strong></p>
<ul>
<li>Kehamilan postern</li>
<li>Wanita-wanita yang habitus indolen</li>
<li>Anak-anak berikutnya selalu lebih besar dari anak terdahulu</li>
<li>Orang tua yang besar</li>
<li>Eritroblastosis</li>
<li>Diabeter Melitus</li>
</ul>
<p><strong><em>Diagnosis dapat ditegakkan dengan :<br />
</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em></p>
<ul>
<li><span style="font-style: normal; font-weight: normal;">Anamnesis</span></li>
<li><span style="font-style: normal; font-weight: normal;">Pemeriksaan</span></li>
</ul>
<p></em></strong></p>
<p><strong>Prognosis</strong><br />
Pada panggul normal janin dengan berat badan 4000 – 4500 gram, tidak akan menimbulkan kesukaran persalinan. Distosia akan diperoleh bila janin lebih besar dari 4500 – 5000 gram.</p>
<p><strong>Penanganan</strong><br />
Dapat dilakukan dengan episiotomi dan penanganan media yang lain.</p>
<p><strong>B. Saran</strong><br />
<strong><em> 1. Ibu Hamil</em></strong><br />
Diharapkan kepada ibu selama dalam masa kehamilan agar melakukan kunjungan / pemeriksaan kehamilan, untuk mengetahui perubahan berat badan pada ibu dan bayi bertambah atau tidak sesuai dengan usia kehamilan ataupun ibu yang mengalami riwayat penyakit sistematik. Agar nantinya bisa didiagnosa apakah ibu bisa bersalin dengan normal atau tidak.</p>
<p><strong><em>2. Petugas Kesehatan<br />
</em></strong> Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan agar mampu menekan AKI/AKB dengan cara mengurangi komplikasi-komplikasi  yang terjadi pada ibu hamil.</p>
<p><strong><em>3. Penulis<br />
</em></strong> Agar dapat meningkatkan pengetahuan maupun wawasan pembelajaran serta pengalaman dalam praktek asuhan kebidanan. Khususnya mengenai asuhan kebidanan ibu bersalin dengan komplikasi seperti distosia bahu.</p>
<p><strong><em>4. Institusi Pendidikan<br />
</em></strong> Diharapkan dapat menjadi bahan kajian maupun referensi dalam menambah khazanah perpustakaan</p>
<p><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong></p>
<p><a href="http://onlinelibraryfree.com">http://onlinelibraryfree.com</a><br />
Llwenllyn – Jones, Derek. Dasar-dasar Obstetri dan Ginekologi. Edisi 6 Jakarta : Hipokrates, 2001<br />
Mochtar Rustam, (1998) Sinopsis Obstetri 2 Penerbit Buku Kedokteran EGC Jakarta: 2006<br />
Winkjosastro, Hanifah. Ilmu Kebidanan. Edisi 3 Penerbit Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta : 2006.<br />
Winkjosastro, Hanifah. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta : 2002.<br />
Manuaba, Ida Bagus Gde. Kapita Selekta Penatalaksanaan Rutin Obstertri Ginekologi dan Keluarga Berencana, EGC. Jakarta : 2005.</p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share to Your friends:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;t=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin" title="Facebook"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;title=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin&amp;notes=Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0A%0D%0A%0D%0A%20A.%20Latar%20Belakang%0D%0ASetelah%20kelahiran%20kepala%2C%20akan%20terjadi%20perputaran%20lagi%20paksi%20luar%20yang%20menyebabkan%20kepala%20berada%20pada%20sumbu%20normal%20dengan%20tulang" title="del.icio.us"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin%20-%20http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F" title="Twitter"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;title=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin&amp;bodytext=Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0A%0D%0A%0D%0A%20A.%20Latar%20Belakang%0D%0ASetelah%20kelahiran%20kepala%2C%20akan%20terjadi%20perputaran%20lagi%20paksi%20luar%20yang%20menyebabkan%20kepala%20berada%20pada%20sumbu%20normal%20dengan%20tulang" title="Digg"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;title=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin&amp;annotation=Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0A%0D%0A%0D%0A%20A.%20Latar%20Belakang%0D%0ASetelah%20kelahiran%20kepala%2C%20akan%20terjadi%20perputaran%20lagi%20paksi%20luar%20yang%20menyebabkan%20kepala%20berada%20pada%20sumbu%20normal%20dengan%20tulang" title="Google Bookmarks"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F" title="Technorati"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;title=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin" title="StumbleUpon"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;t=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin" title="MySpace"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;title=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin&amp;source=Online+Library+Free+-+for+Your+references+World+free+online+library+find+a+reference+for+books%2C+e-book%2C+journals%2C+articles%2C+archives%2C+news%2C+thesis%2C+dictionary%2C+encyclopedic&amp;summary=Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0A%0D%0A%0D%0A%20A.%20Latar%20Belakang%0D%0ASetelah%20kelahiran%20kepala%2C%20akan%20terjadi%20perputaran%20lagi%20paksi%20luar%20yang%20menyebabkan%20kepala%20berada%20pada%20sumbu%20normal%20dengan%20tulang" title="LinkedIn"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;title=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin" title="Mixx"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;submitHeadline=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin&amp;submitSummary=Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0A%0D%0A%0D%0A%20A.%20Latar%20Belakang%0D%0ASetelah%20kelahiran%20kepala%2C%20akan%20terjadi%20perputaran%20lagi%20paksi%20luar%20yang%20menyebabkan%20kepala%20berada%20pada%20sumbu%20normal%20dengan%20tulang&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://reddit.com/submit?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F&amp;title=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin" title="Reddit"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/reddit.png" title="Reddit" alt="Reddit" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  href="http://www.netvibes.com/share?title=Makalah%20Asuhan%20Kebidanan%20Pada%20Bayi%20Distosia%20Bahu%20Karena%20Besar%20Janin&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin%2F" title="Netvibes"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/netvibes.png" title="Netvibes" alt="Netvibes" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onlinelibraryfree.com/2010/makalah-asuhan-kebidanan-pada-bayi-distosia-bahu-karena-besar-janin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makalah Infeksi Sifilis, Penyakit kelamin, Penyakit seksual menular pada Pria dan Wanita</title>
		<link>http://onlinelibraryfree.com/2010/makalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita/</link>
		<comments>http://onlinelibraryfree.com/2010/makalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 05:43:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Librarian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makalah]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi sifilis]]></category>
		<category><![CDATA[makalah kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit menular]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit seksual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onlinelibraryfree.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Makalah Infeksi Sifilis pada Pria dan Wanita melalui hubungan Seksual
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sifilis adalah penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri Troponema Pallidum. Penularan melalui kontak seksual, melalui kontak langsung dan kongenital sifilis (melalui ibu ke anak dalam uterus)

Gejela dan tanda dari sifilis banyak dan berlainan ; sebelum perkembangan tes serologikal, diagnosis sulit dilakukan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="text-align: center;"><strong>Makalah Infeksi Sifilis pada Pria dan Wanita melalui hubungan Seksual</strong></div>
<div><strong>BAB I</strong></div>
<div id="_mcePaste"><strong>PENDAHULUAN</strong></div>
<div id="_mcePaste">A. Latar Belakang</div>
<div id="_mcePaste"><strong><em>Sifilis</em></strong> adalah penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri <strong><em>Troponema Pallidum</em></strong>. Penularan <em>melalui kontak seksual</em>, melalui kontak langsung dan <em>kongenital sifilis</em> (melalui ibu ke anak dalam uterus)</div>
<p><img class="size-full wp-image-68 alignleft" title="Sifilis" src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/uploads/2010/05/Sifilis.gif" alt="" width="240" height="207" /></p>
<div id="_mcePaste">Gejela dan tanda dari sifilis banyak dan berlainan ; sebelum perkembangan tes <em>serologikal, diagnosis</em> sulit dilakukan dan penyakit ini sering disebut “<strong><em>Peniru Besar</em></strong>” karena sering dikira penyakit lainnya. Data yang dilansir Departemen Kesehatan menunjukkan penderita sifilis mencapai 5.000 – 10.000 kasus per tahun. Sementar di Cina, laporan menunjukkan jumlah kasus yang diaporkan naik dari 0,2 per 10.000 jiwa pada tahun 1993 menjadi 5,7 kasus per 100.000 jiwa pada tahun 2005. di Amerika Serikat, dilaporkan sekitar 36.00 kasus sifilis tiap tahunnya, dan angka sebenarnya diperkirakan lebih tinggi. Sekitar tiga per lima kasus terjadi kepada lelaki.</div>
<div><strong>B. Tujuan</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>1. Tujuan Umum</em></div>
<div id="_mcePaste">- Dapat mengidentifikasi dan mendeteksi secara dini penyakit sifilis pada bumil, bulin dan nifas.</div>
<div><em>2. Tujuan Khusus</em></div>
<div id="_mcePaste">- Dapat mengetahui pengertian sifilis</div>
<div id="_mcePaste">- Dapat mengetahui penyebab dan gejala</div>
<div id="_mcePaste">- Mengetahui pengobatan dan penanganannya.</div>
<div><strong>BAB II</strong></div>
<div id="_mcePaste"><strong>TINJAUAN TEORITIS SIFILIS</strong></div>
<div id="_mcePaste"><strong>(<em>Lues Raja Singa</em>)</strong></div>
<div id="_mcePaste"><strong>A. Pengertian Sifilis</strong></div>
<div id="_mcePaste">Penyakit kelamin yang bersifat kronis dan menahun walaupun frekuensi penyakiti ini mulai menurun, tapi masih merupakan penyakit yang berbahaya karena dapat menyerang seluruh organ tubuh termasuk sistem peredaran darah, saraf dan dapat ditularkan oleh ibu hamil kepada bayi yang di kandungnya. Sehingga menyebabkan kelainan bawaan pada bayi tersebut. Sifilis sering disebut sebagai “Lues Raja Singa”.</div>
<div><strong>B. Etiologi</strong></div>
<div id="_mcePaste">- Kuman Penyebabnya 	: Treponema pallidum</div>
<div id="_mcePaste">- Perantara		: Manusia</div>
<div id="_mcePaste">- Cara Penularan	: Kontak seksual, Ibu kepada bayinya</div>
<div id="_mcePaste">- Tempat Kuman Masuk	: Penis, vagina, anus, mulut, dan transfusi</div>
<div id="_mcePaste">- Tempat Kuman Keluar	: Penis, vagina, mulut, dan ibu hamil kepada</div>
<div id="_mcePaste">bayinya.</div>
<div><strong>C. Gejala Klinis</strong></div>
<div id="_mcePaste">Masa inkubasi  antara 1090 hari, dngan gejala:</div>
<div><strong><em>Tahap 1</em></strong></div>
<div id="_mcePaste">9-90 hari setelah terinfeksi. Timbul: luka kecil, bundar dan tidak sakit chancre- tepatnya pada kulit yang terpapar/kontak langsung dengan penderita. Chancre tempat masuknya penyakit hampir selalu munci di dalam dan sekitar genetalia, anus bahkan mulut. Pada kasus yang tidak dibobati (sampai tahai 1 berakhir), setelah beberapa minggu, chancre akan menghilang tapi bakteri tetap berada di tubuh penderita.</div>
<div><strong><em>Tahap 2</em></strong></div>
<div id="_mcePaste">1-2 bulan kemudian, muncul gejala lain: sakit tenggorokan, sakit pada bagian dalam mulut, nyeri otot, dmam, lesu, rambut rontok dan terdapat bintil. Beberapa bulan kemudian akan menghilang. Sejumlah orang tidak mengalami gejala lanjutan.</div>
<div><strong><em>Tahap 3</em></strong></div>
<div id="_mcePaste">Dikenal sebagai tahap akhir sifilis. Pada fase ini chancre telah menimbulkan kerusakan fatal dalam tubuh penderita. Dalam stase ini akan muncul gejala: kebutaan, tuli, borok pada kulit, penyakit jantung, kerusakan hati, lumpuh dan gila. Tahap letal.</div>
<div><strong>D. Cara Penularan</strong></div>
<div id="_mcePaste">Harus terjadi kontak langsung dengan kulit orang yang telah terinfeksi disertai dengan lesi infeksi sehingga bakteri bisa masuk ke tubuh manusia. Pada saat melakukan hubungan seksual (misal) bakteri memasuki vagina melalui sepalut lendir dalam vagina, anus atau mulut melalui lubang kecil. Sifilis sangan infeksius pada tahap 1 dan 2. selain juga dapat disebarkan per-plasenta.</div>
<div><strong>E. Sifilis Yang Menyertai Kehamilan dan Persalinan</strong></div>
<div id="_mcePaste">Apabila infeksi pada kehamilan karena tidak melakukan pemeriksaan antenatal yang adekuat akan mempunyai pengaruh buruk pada janin. Dapat menyebabkan kematian janin, partus immaturus, dan partus prematurus, dan dapat juga di dapatkan gejala-gejala sifilis kongenital.</div>
<div id="_mcePaste">Pada persalinan tampak janin ataupun plasenta yang hidropik (Sarqono, 2007).</div>
<div><strong>F. Pengobatan</strong></div>
<div id="_mcePaste">Pengobatan sifilis dalam kehamilan yaitu dengan penisilin.</div>
<div id="_mcePaste">1 kali penyuntikan penisilin dirasa telah cukup adekuat, meski beberapa penderita memerlukan 1-3 kali injeksi penisilin. Dokter akan meminta penderita yang telah menjalani medikasi untuk melakukan tes darah setahun kedepan, dimaksudkan untuk memastikan bakteri telah lisis dari tubuh penderita. Menerapkan pola hubungan seksual yang sehat dan aman. Bagi penderita yang alergi penisilin, dapat diganti dengan eritromycine atau tetrasiklin.</div>
<div><strong>BAB III</strong></div>
<div id="_mcePaste"><strong>PENUTUP</strong></div>
<div id="_mcePaste"><strong>A. Kesimpulan</strong></div>
<div id="_mcePaste">Sifilis merupakan infeksi kronik menular yang disebabkan oleh bakteri troponema pallidum, menginfeksi dan masuk ke tubuh penderita kemudian merusaknya.</div>
<div id="_mcePaste">Pengobatan sifilis efektif diberikan antibiotik penicilin.</div>
<div><strong>B. Saran</strong></div>
<div id="_mcePaste">Bagi ibu hamil diharapkan untuk melakukan pemeriksaan Antenatal minimal 4 x selama kehamilan agar dapat mendeteksi dini komplikasi.</div>
<div><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong></div>
<div id="_mcePaste"><strong>http://onlinelibraryfree.com/</strong></div>
<div id="_mcePaste">Sarwono Prawirohardjo, 2007. Ilmu Kebidanan, Jakarta. YBPS</div>
<div id="_mcePaste">Sarwono Prawirohardjo, 1999. Ilmu Kebidanan Edisi Kedua, Jakarta. YBPS</div>
<div id="_mcePaste">Prof. R. Suleman Sastrawinata, 1981. Obstetri Patologi Bagian Obstetri dan Ginekologi. Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung.</div>
<div id="_mcePaste">Prof. R. Rusram Mochtar, MPH, Sinopsis Obtetri, Penerbit buku kedokteran, EGC</div>
<div id="_mcePaste">Http://arycomcum.blogspot.com/2009/06/sifilis.html</div>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share to Your friends:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;t=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita" title="Facebook"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;title=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita&amp;notes=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%20pada%20Pria%20dan%20Wanita%20melalui%20hubungan%20Seksual%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0AA.%20Latar%20Belakang%0D%0ASifilis%20adalah%20penyakit%20kelamin%20menular%20yang%20disebabkan%20oleh%20bakteri%20Troponema%20Pallidum.%20Penularan%20melalui%20kontak%20seksual%2C%20melalui%20kontak%20la" title="del.icio.us"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita%20-%20http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F" title="Twitter"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;title=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita&amp;bodytext=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%20pada%20Pria%20dan%20Wanita%20melalui%20hubungan%20Seksual%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0AA.%20Latar%20Belakang%0D%0ASifilis%20adalah%20penyakit%20kelamin%20menular%20yang%20disebabkan%20oleh%20bakteri%20Troponema%20Pallidum.%20Penularan%20melalui%20kontak%20seksual%2C%20melalui%20kontak%20la" title="Digg"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;title=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita&amp;annotation=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%20pada%20Pria%20dan%20Wanita%20melalui%20hubungan%20Seksual%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0AA.%20Latar%20Belakang%0D%0ASifilis%20adalah%20penyakit%20kelamin%20menular%20yang%20disebabkan%20oleh%20bakteri%20Troponema%20Pallidum.%20Penularan%20melalui%20kontak%20seksual%2C%20melalui%20kontak%20la" title="Google Bookmarks"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F" title="Technorati"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;title=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita" title="StumbleUpon"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;t=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita" title="MySpace"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;title=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita&amp;source=Online+Library+Free+-+for+Your+references+World+free+online+library+find+a+reference+for+books%2C+e-book%2C+journals%2C+articles%2C+archives%2C+news%2C+thesis%2C+dictionary%2C+encyclopedic&amp;summary=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%20pada%20Pria%20dan%20Wanita%20melalui%20hubungan%20Seksual%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0AA.%20Latar%20Belakang%0D%0ASifilis%20adalah%20penyakit%20kelamin%20menular%20yang%20disebabkan%20oleh%20bakteri%20Troponema%20Pallidum.%20Penularan%20melalui%20kontak%20seksual%2C%20melalui%20kontak%20la" title="LinkedIn"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;title=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita" title="Mixx"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;submitHeadline=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita&amp;submitSummary=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%20pada%20Pria%20dan%20Wanita%20melalui%20hubungan%20Seksual%0D%0ABAB%20I%0D%0APENDAHULUAN%0D%0AA.%20Latar%20Belakang%0D%0ASifilis%20adalah%20penyakit%20kelamin%20menular%20yang%20disebabkan%20oleh%20bakteri%20Troponema%20Pallidum.%20Penularan%20melalui%20kontak%20seksual%2C%20melalui%20kontak%20la&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://reddit.com/submit?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F&amp;title=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita" title="Reddit"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/reddit.png" title="Reddit" alt="Reddit" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  href="http://www.netvibes.com/share?title=Makalah%20Infeksi%20Sifilis%2C%20Penyakit%20kelamin%2C%20Penyakit%20seksual%20menular%20pada%20Pria%20dan%20Wanita&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmakalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita%2F" title="Netvibes"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/netvibes.png" title="Netvibes" alt="Netvibes" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onlinelibraryfree.com/2010/makalah-infeksi-sifilis-penyakit-kelamin-penyakit-seksual-menular-pada-pria-dan-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membongkar Gurita Cikeas; Di Balik Skandal Bank Century</title>
		<link>http://onlinelibraryfree.com/2010/membongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century/</link>
		<comments>http://onlinelibraryfree.com/2010/membongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 05:38:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Librarian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Text Books]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[controversial books]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[membongkar gurita cikeas]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden SBY]]></category>
		<category><![CDATA[resensi buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onlinelibraryfree.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Title: Membongkar Gurita Cikeas; Di Balik Skandal Bank Century
Author(s): George Junus Aditjondro
ISBN/ISSN: 978-602-8174-35-0
Publisher/Year: GALANGPRESS (Anggota Ikapi) / 2010
Collection Type: Text Book
Classification: 150 x 230 mm 183 Pages
Book Dimensions: 150 x 230 cm
Language: Bahasa Indonesia
Availability: PDF Download (Membongkar-Gurita-Cikeas.PDF &#8211; 6.7 Mb)
Subject(s): Controversial Book
Abstract/Introduction
Pembicaraan antara Anggodo Widjojo dan Ong Juliana Gunawan yang berhasil disadap KPK sontak menggegerkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://farm5.static.flickr.com/4060/4396816085_e3229abe65.jpg" alt="Membongkar gurita cikeas, buku kontroversial" /><strong>Title: Membongkar Gurita Cikeas; Di Balik Skandal Bank Century</strong><br />
Author(s): <strong>George Junus Aditjondro</strong><br />
ISBN/ISSN: <strong>978-602-8174-35-0</strong><br />
Publisher/Year: <strong>GALANGPRESS (Anggota Ikapi) </strong>/ 2010<br />
Collection Type: <strong>Text Book</strong><br />
Classification: 150 x 230 mm 183 Pages<br />
Book Dimensions: 150 x 230 cm<br />
Language: <strong>Bahasa Indonesia</strong><br />
Availability: <a href="http://www.ziddu.com/download/8780263/Membongkar-Gurita-Cikeas.pdf.html">PDF Download</a> (Membongkar-Gurita-Cikeas.PDF &#8211; 6.7 Mb)<br />
Subject(s): <strong>Controversial Book</strong></p>
<p><strong>Abstract/Introduction</strong><br />
Pembicaraan antara <em>Anggodo Widjojo </em>dan <em>Ong Juliana Gunawan </em>yang berhasil disadap <em>KPK </em>sontak menggegerkan publik tanah air. Kecurigaan pun menyeruak, jangan-jangan <strong>Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono</strong> terlibat dalam lingkaran makelar kasus (markus). Wajar apabila opini miring itu tercetus, karena nama SBY terang-terangan disebut oleh Ong Juliana yang hingga<br />
kini tak tahu rimbanya. Uniknya, meski namanya jelas-jelas dicatut, namun <em>SBY </em>terkesan tenang-tenang saja. Padahal, bisa saja SBY menuntut perempuan yang disebut-sebut pernah tersangkut kasus narkoba itu, atas tuduhan pencemaran nama baik. Tuntutan yang sama sewaktu SBY melaporkan <em>Zaenal Maarif</em>. Ujung-ujungnya, inkonsistensi sikap SBY itu menuai kekecewaan banyak pihak. Mengapa SBY tidak tegas bahkan cenderung bersikap tebang pilih?</p>
<p>Badai kecil yang menerjang periode 100 hari <em>kepemimpinan SBY </em>itu tak dimungkiri berdampak pada menurunnya popularitas SBY sendiri di mata publik. Satu permasalahan belum usai, kasus pelik kembali menghantam SBY berikut kendaraan politiknya, <strong>Partai Demokrat</strong>. Apa lagi kalau bukan skandal Bank Century yang belakangan kian bergulir panas. Kasus tersebut<br />
menjadi heboh karena ada tudingan yang menyebutkan bahwa kucuran dana talangan untuk Bank Century sebesar Rp 6,1 triliun mengalir ke tim sukses kampanye Partai Demokrat dan Pemenangan <strong>SBY-Boediono </strong>pada <em>Pemilu </em>serta <strong>Pilpres 2009</strong>. Tentu saja, dugaan itu bukan semata asal tuduh. <em>Tim sukses </em>Partai Biru terindikasi nyrempet-nyrempet bahaya, mengingat Hartati Murdaya dan Boedi Sampoerna yang notabene nasabah kakap Bank Century adalah penyokong dana <strong>kampanye Partai Demokrat</strong>.</p>
<p><strong>Specific Detail Info / Tables of contents</strong><br />
Kata Pengantar _____ 5<br />
Daftar Isi _____ 9<br />
Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Skandal Bank Century _____ 13<br />
Bantuan <strong>Grup Sampoerna </strong>untuk Harian Jurnas _____ 21<br />
Pemanfaatan PSO LKBN Antara untuk <strong>Bravo Media Center</strong> _____ 29<br />
Yayasan-Yayasan yang Beraliasi dengan SBY _____ 35<br />
Kaitan dengan Bisnis Keluarga Cikeas _____ 44<br />
<em>Yayasan-yayasan </em>yang Beraliasi dengan <strong>Ny. Ani Yudhoyono</strong> _____ 55<br />
Pelanggaran-Pelanggaran UU Pemilu oleh Caleg-Caleg Partai Demokrat_____ 65<br />
Kesimpulan _____ 75<br />
Lampiran _____ 83<br />
Referensi _____ 177<br />
Tentang Penulis _____181</p>
<p>Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Skandal Bank Century</p>
<p>&#8221;Apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang bocor atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus, rumor, atau tegasnya fitnah, yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY; Fitnah  yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan. sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?&#8221;</p>
<p>Begitulah sekelumit pernyataan <strong>Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono</strong> (SBY) dalam pidatonya hari Senin malam, 23 November 2009. Ia menanggapi rekomendasi Tim 8 yang telah dibentuk oleh Presiden sendiri, untuk mengatasi krisis kepercayaan yang meledak di tanah air, setelah dua orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  <strong>Bibit S. Ryanto </strong>dan <strong>Chandra M. Hamzah </strong> ditetapkan sebagai tersangka kasus pencekalan dan penyalahgunaan wewenang, Selasa, 15 September, dan ditahan oleh <strong>Mabes Polri</strong>, Kamis, 29 Oktober 2009.</p>
<p>Barangkali, tanpa disadari oleh SBY sendiri, pernyataannya yang begitu defensif dalam menangkal adanya kaitan antara konflik KPK versus Polri dengan skandal <strong>Bank Century</strong>, bagaikan membuka kotak Pandora yang sebelumnya agak tertutup oleh drama yang dalam bahasa awam populer dijuluki drama &#8220;<strong><em>cicak melawan buaya</em></strong>&#8220;. Memang, drama itu begitu menyedot perhatian. Mata publik pun tertuju pada tokoh <strong>Anggodo Widjojo</strong>, yang dijuluki &#8220;<em>calon Kapolri</em>&#8221; atau &#8220;<em>Kapolri Baru</em>&#8220;. Sebuah drama yang cukup sukses mengalihkan perhatian publik dari skandal Bank Century, bank gagal yang mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 trilyun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jauh melebihi Rp 1,3 trilyun yang disetujui DPR-RI. Selain merupakan tabir asap alias pengalih isu, penahanan Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah oleh Mabes Polri dapat ditafsirkan sebagai usaha mencegah KPK bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam membongkar skandal Bank Century. Soalnya, investigasi kasus Bank Century itu sudah didorong oleh <strong>Bibit Samad Riyanto</strong>, yang waktu itu masih aktif sebagai Wakil Ketua Bidang Investigasi KPK (Batam Pos, 31 Ag. 2009). Sedangkan BPK juga sedang meneliti pengikutsertaan dana publik di bank itu, atas permintaan <em>DPRRI </em>pra-Pemilu 2009.<br />
Dari berbagai pemberitaan di media massa dan internet, nama dua orang deposan terbesar Bank Century telah muncul ke permukaan. Mereka adalah Siti Hartati Murdaya, pemimpin kelompok CCM (Central Cipta Mudaya) dan Boedi Sampoerna, salah seorang penerus keluarga Sampoerna, yang menyimpan trilyunan rupiah di bank itu sejak 1998. Sebelum Bank Century diambil alih oleh LPS, Boedi Sampoerna, seorang cucu pendiri pabrik rokok PT HM Sampoerna, Liem Seng Thee, masih<br />
memiliki simpanan sebesar Rp 1.895 milyar di bulan November 2008, sedangkan simpanan Hartati Murdaya sekitar Rp 321 milyar. Keduanya sama-sama penyumbang logistik SBY dalam Pemilu lalu. Beberapa deposan kelas kakap lainnya adalah PTPN Jambi, Jamsostek, dan PT Sinar Mas. Boedi Sampoerna sendiri, masih sempat menyelamatkan sebagian depositonya senilai US$ 18 juta, berkat bantuan surat-surat rekomendasi Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri<br />
waktu itu, Komjen (Pol) <strong>Susno Duadji </strong>pada tanggal 7 dan 17 April 2009 (Rusly 2009: 48; Haque 2009; <em>Inilah.com</em>, 25 Feb. 2009; Antara News, 10 Ag. 2009; <em>Vivanews.com</em>, 14 Sept. 2009; Forum Keadilan, 29 Nov. 2009: 14).</p>

<div class="sociable">
<div class="sociable_tagline">
<strong>Share to Your friends:</strong>
</div>
<ul>
	<li class="sociablefirst"><a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;t=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century" title="Facebook"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;title=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century&amp;notes=Title%3A%20Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century%0D%0AAuthor%28s%29%3A%20George%20Junus%20Aditjondro%0D%0AISBN%2FISSN%3A%20978-602-8174-35-0%0D%0APublisher%2FYear%3A%20GALANGPRESS%20%28Anggota%20Ikapi%29%20%2F%202010%0D%0ACollection%20Type%3A%20Text%20Book%0D%0AClassification%3A%20150%20x%20230%20mm%20183%20Pages%0D%0A" title="del.icio.us"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century%20-%20http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F" title="Twitter"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;title=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century&amp;bodytext=Title%3A%20Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century%0D%0AAuthor%28s%29%3A%20George%20Junus%20Aditjondro%0D%0AISBN%2FISSN%3A%20978-602-8174-35-0%0D%0APublisher%2FYear%3A%20GALANGPRESS%20%28Anggota%20Ikapi%29%20%2F%202010%0D%0ACollection%20Type%3A%20Text%20Book%0D%0AClassification%3A%20150%20x%20230%20mm%20183%20Pages%0D%0A" title="Digg"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;title=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century&amp;annotation=Title%3A%20Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century%0D%0AAuthor%28s%29%3A%20George%20Junus%20Aditjondro%0D%0AISBN%2FISSN%3A%20978-602-8174-35-0%0D%0APublisher%2FYear%3A%20GALANGPRESS%20%28Anggota%20Ikapi%29%20%2F%202010%0D%0ACollection%20Type%3A%20Text%20Book%0D%0AClassification%3A%20150%20x%20230%20mm%20183%20Pages%0D%0A" title="Google Bookmarks"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F" title="Technorati"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;title=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century" title="StumbleUpon"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;t=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century" title="MySpace"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;title=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century&amp;source=Online+Library+Free+-+for+Your+references+World+free+online+library+find+a+reference+for+books%2C+e-book%2C+journals%2C+articles%2C+archives%2C+news%2C+thesis%2C+dictionary%2C+encyclopedic&amp;summary=Title%3A%20Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century%0D%0AAuthor%28s%29%3A%20George%20Junus%20Aditjondro%0D%0AISBN%2FISSN%3A%20978-602-8174-35-0%0D%0APublisher%2FYear%3A%20GALANGPRESS%20%28Anggota%20Ikapi%29%20%2F%202010%0D%0ACollection%20Type%3A%20Text%20Book%0D%0AClassification%3A%20150%20x%20230%20mm%20183%20Pages%0D%0A" title="LinkedIn"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;title=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century" title="Mixx"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/mixx.png" title="Mixx" alt="Mixx" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;submitHeadline=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century&amp;submitSummary=Title%3A%20Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century%0D%0AAuthor%28s%29%3A%20George%20Junus%20Aditjondro%0D%0AISBN%2FISSN%3A%20978-602-8174-35-0%0D%0APublisher%2FYear%3A%20GALANGPRESS%20%28Anggota%20Ikapi%29%20%2F%202010%0D%0ACollection%20Type%3A%20Text%20Book%0D%0AClassification%3A%20150%20x%20230%20mm%20183%20Pages%0D%0A&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li><a rel="nofollow"  href="http://reddit.com/submit?url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F&amp;title=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century" title="Reddit"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/reddit.png" title="Reddit" alt="Reddit" class="sociable-hovers" /></a></li>
	<li class="sociablelast"><a rel="nofollow"  href="http://www.netvibes.com/share?title=Membongkar%20Gurita%20Cikeas%3B%20Di%20Balik%20Skandal%20Bank%20Century&amp;url=http%3A%2F%2Fonlinelibraryfree.com%2F2010%2Fmembongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century%2F" title="Netvibes"><img src="http://onlinelibraryfree.com/wp-content/plugins/sociable/images/netvibes.png" title="Netvibes" alt="Netvibes" class="sociable-hovers" /></a></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onlinelibraryfree.com/2010/membongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
